Pengembangan Media Digital Serat Babad Tuban Berbasis Web: Aplikasi dan Evaluasi Kegunaan sebagai Literasi Digital Sejarah Lokal
DOI:
https://doi.org/10.52048/2qpksh11Kata Kunci:
Literasi Digital, Pembelajaran Sejarah Lokal, Serat Babad TubanAbstrak
Naskah kuno sebagai warisan budaya benda merupakan bukti peradaban bangsa, kearifan lokal, dan kekayaan intelektual. Naskah kuno memiliki karakteristik khusus sehingga memerlukan perhatian ekstra untuk menghindari kerusakan. Serat Babad Tuban merupakan salah satu naskah kuno dan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, sosial, dan politik. Pelestarian naskah kuno dapat dilakukan melalui konservasi, restorasi, digitalisasi, dan katalogisasi. Pemanfaatan teknologi dalam pelestarian naskah kuno sebagai warisan budaya tangible merupakan salah satu bentuk literasi digital.
Penelitian ini mengembangkan Serat Babad Tuban berbasis web sebagai upaya transformasi naskah kuno menjadi literasi digital dengan memperhatikan aspek usability, compatibility, accessibility, dan interactivity. Tujuan penelitian ini adalah melestarikan naskah kuno sekaligus menyediakan sumber sejarah lokal Tuban berbasis digital. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D). Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase kelayakan sebesar 83%, sedangkan uji coba lapangan menunjukkan persentase akhir sebesar 88,75%. Hal ini mengindikasikan bahwa Serat Babad Tuban berbasis web memiliki tingkat kelayakan tinggi berdasarkan standar evaluasi media pembelajaran. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengembangan literasi digital sejarah lokal melalui digitalisasi naskah kuno berbasis web dengan fokus pada evaluasi kegunaan (usability evaluation), bukan hanya digitalisasi teks semata. Keunggulan Serat Babad Tuban berbasis web adalah aksesibilitas tinggi, peran sebagai media literasi digital, dan kontribusi pada pelestarian warisan budaya. Tantangan utama terletak pada biaya pengembangan dan keamanan data. Rekomendasi pengembangan selanjutnya adalah peningkatan responsive web design, penyempurnaan navigasi, serta integrasi dengan sistem repositori digital agar dapat lebih berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



