Asesmen Diagnostik dalam Fisika: Pengembangan dan Validasi Instrumen Dua-Tingkat pada Konsep Kalor Menggunakan Model Rasch
DOI:
https://doi.org/10.52048/9pcxmg43Kata Kunci:
Miskonsepsi, Model Rasch, Kalor, Tes DiagnostikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis instrumen tes diagnostik dua tingkat yang dirancang untuk mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa pada topik kalor. Instrumen ini terdiri atas 20 butir soal pilihan ganda (10 butir untuk konten dan 10 butir untuk alasan) yang mengukur pemahaman dan penalaran mahasiswa. Data diperoleh dari 57 mahasiswa calon guru dan dianalisis menggunakan model Rasch. Hasil penelitian menunjukkan reliabilitas butir sebesar 0,92 dan indeks pemisahan butir sebesar 3,47, yang menandakan konsistensi internal yang tinggi serta kemampuan instrumen dalam membedakan tingkat kesulitan butir. Peta person–item menunjukkan tingkat kesesuaian sedang antara kemampuan mahasiswa dan tingkat kesulitan butir, namun ditemukan kesenjangan pada bagian bawah dan atas distribusi kemampuan. Statistik Infit dan Outfit mengindikasikan adanya tiga butir yakni S8, A4, dan S4 yang tidak sesuai dengan model Rasch dan dianggap kurang efektif dalam mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa model Rasch merupakan alat analisis yang andal untuk mengevaluasi kualitas tes diagnostik serta menekankan pentingnya butir yang terkalibrasi dengan baik agar dapat mengungkap pemahaman konseptual dan miskonsepsi mahasiswa dalam pembelajaran fisika secara akurat.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



